Surah Al-Waqi'ah : Ayat 85
وَنَحْنُ أَقْرَبُ إِلَيْهِ مِنكُمْ وَلَٰكِن لَّا تُبْصِرُونَ
"dan Kami lebih dekat kepadanya dari pada kamu. Tetapi kamu tidak melihat,"
Tafsir Ringkas Kemenag
83-85. Pada ayat-ayat ini Allah memberi peringatan kepada mereka yang mendustakan-Nya, terlebih lagi saat sakaratul maut tiba. Bila telah tiba waktunya, semua manusia akan meninggal, maka kalau begitu mengapa kamu tidak mencegah kedatangan kematian, ketika nyawa yang menjadi tanda kehidupan telah sampai di kerongkongan, dan kamu ketika itu melihat bagaimana penderitaan orang yang sekarat itu, dan kami serta para malaikat lebih dekat kepadanya daripada kamu, tetapi kamu ketika itu tidak melihat keberadaan kami'86-87. Setelah mengetahui keadaan orang yang sekarat, maka mengapa jika kamu memang benar tidak dikuasai oleh Allah dan bisa melakukan apa saja, kamu tidak mengembalikan nyawa itu ke tempatnya jika kamu, seperti pengakuanmu, adalah orang-orang yang benar'.
Tafsir Ibnu Katsir
Ayat 83-87 Allah SWT berfirman: (Maka mengapa ketika sampai) yaitu ruh (di kerongkongan) yaitu, tenggorokan. Hal ini terjadi di saat seseorang mengalami sekarat, Sebagaimana Allah SWT berfirman: (Sekali-kali jangan. Apabila napas (seseorang) telah (mendesak) sampai ke kerongkongan (26) dan dikatakan (kepadanya), "Siapakah yang dapat menyembuhkan?” (27) Dan dia yakin bahwa sesungguhnya itulah waktu perpisahan (dengan dunia) (28) dan bertaut betis (kiri) dengan betis (kanan) (29) kepada Tuhanmulah pada hari itu kamu digiring (30)) (Surah Al-Qiyamah) Oleh karena itu Allah berfirman di sini: (padahal ketika itu kamu melihat (84)) yaitu kepada orang yang sedang mengalami sakaratul maut (dan Kami lebih dekat kepadanya daripada kamu) yaitu malaikat-malaikat Kami (Tetapi kamu tidak melihat) yaitu, tetapi kalian tidak melihat mereka, sebagaimana Allah SWT berfirman: (Dan Dialah yang mempunyai kekuasaan tertinggi di atas semua hamba-Nya, dan diutus-Nya kepadamu malaikat-malaikat penjaga, sehingga apabila datang kematian kepada salah seorang di antara kamu, ia diwafatkan oleh malaikat-malaikat Kami, dan malaikat-malaikat Kami itu tidak melalaikan kewajibannya (61) Kemudian mereka (hamba Allah) dikembalikan kepada Allah. Penguasa mereka yang sebenarnya. Ketahuilah, bahwa segala hukum (pada hari itu) kepunyaan-Nya. Dan Dialah Pembuat perhitungan yang paling cepat (62)) (Surah Al-An'am) Firman Allah SWT: (maka mengapa jika kamu tidak dikuasai (oleh Allah)? (86) Kamu tidak mengembalikan nyawa itu (kepada tempatnya)) Maknanya adalah bahwa mengapa kalian tidak mengembalikan ruh yang sekarang sampai di kerongkonganmu ke tempatnya semula dalam tubuhmu, jika kalian merasa tidak berada dalam kekuasaan Allah? Ibnu Abbas berkata bahwa maknannya adalah dihisab. Diriwayatkan juga hal yang serupa dari Mujahid, Ikrimah, Al-Hasan, Qatadah, dan Adh-Dhahhak.
Tafsir As-Sa'di
83-85. “Maka mengapa ketika nyawa sampai di kerongkongan, padahal kamu ketika itu melihat, dan Kami lebih dekat kepadanya daripada kamu, tapi kamu tidak melihat.” Maksudnya, maka mengapa tatkala ruh telah sampai di kerongkongan, padahal kalian melihat orang yang sedang sekarat dalam keadaan seperti itu, sedangkan sebenarnya Kami lebih dekat kepadanya daripada kalian dengan ilmu Kami dan para malaikat Kami, akan tetapi kalian tidak melihat?
Tafsir Al-Wajiz
85. Kami benar-benar lebih tahu keadaan orang yang sedang sakaratul maut dari pada kalian, kalian tidak akan bisa melihat atau tahu tentang apapun yang sedang mereka alami
Tafsir Al-Muyassar
83-85. Apakah kalian sanggup, manakala nafas seseorang di antara kalian naik ke tenggorokan saat Sakaratulmaut dan kalian ikut hadir di sana, untuk menahan ruh nya dari jasadnya? Tidak akan sanggup. Kami lebih dekat kepadanya daripada kalian dengan para malaikat Kami, tetapi kalian tidak melihat mereka.
Tafsir Al-Mukhtashar
85. Dan Kami dengan ilmu, kekuatan dan malaikat Kami lebih dekat kepadanya daripada kalian, akan tetapi kalian tidak menyaksikan para malaikat itu.
Tafsir Zubdatut
85. (dan Kami lebih dekat kepadanya dari pada kamu) Yakni pada saat itu Kami lebih dekat dengan ilmu, kekuasaan, dan penglihatan Kami daripada kalian. Pendapat lain mengatakan, yang dimaksud adalah para malaikat yang Kami utus untuk mengeluarkan ruhnya lebih dekat kepadanya daripada kalian. (Tetapi kamu tidak melihat) Yakni kalian tidak melihat para malaikat pencabut nyawa yang mendatangi orang tersebut dan bertugas mengeluarkan ruhnya.
Tafsir Li Yaddabbaru
85-87 Ketika saya membaca ciri-ciri orang yang sekarat -yang berada di ambang akhirat- dan ruhnya mengucapkan selamat tinggal pada dunia ini; saya membiarkan rasa takut akan gambaran itu menyerbu jiwa saya, lalu saya menjadi tenang: { } "Dan Kami lebih dekat kepadanya dari pada kamu. Tetapi kamu tidak melihat"
Tafsir Ash-Shaghir
Kami lebih dekat kepadanya daripada kalian, tetapi kalian tidak melihat
Tafsir Hidayatul
Yakni dengan ilmu Kami dan malaikat Kami.
Tafsir An-Nafahat
Surat Al-Waqi’ah ayat 85: 83-85. Allah berkata dengan maksud melemahkan mereka : Apakah kalian mampu wahai orang-orang musyrik, jika nyawa salah satu di antara kalian telah sampai kerongkongan ketika akan dicabut dan kalian melihatnya ketika itu, dapatkan kalian menghalanginya agar tidak keluar ? Ketahuilah bahwa Allahlah dengan ilmu dan kuasa-Nya beserta para malaikat-Nya yang menggenggam ruh-ruh yang dekat dengan kalian, akan tetapi kalian tidak dapat melihatnya.