Surah Al-Hijr : Ayat 9
إِنَّا نَحْنُ نَزَّلْنَا ٱلذِّكْرَ وَإِنَّا لَهُۥ لَحَٰفِظُونَ

"Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan Al Quran, dan sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya."

Tafsir Ringkas Kemenag
Untuk membuktikan kebenaran pengakuan nabi Muhammad bahwa ayat-ayat yang disampaikannya benar-benar berasal dari Allah, dia berfirman, sesungguhnya kamilah yang menurunkan Al-Qur'an melalui perantara malaikat jibril yang diragukan oleh kaum kafir itu, dan pasti kami pula bersama malaikat jibril dan kaum mukmin yang selalu memelihara keaslian, kesucian, dan kekekalan-Nya hingga akhir zaman. Pendustaan yang dialami oleh nabi Muhammad juga terjadi pada para rasul sebelumnya. Allah menyatakan, dan sungguh, kami telah mengutus beberapa rasul sebelum kami mengutus engkau, wahai nabi Muhammad. Kami telah mengutus mereka kepada umat-umat terdahulu.
Tafsir Ibnu Katsir
Ayat 6-9 Allah SWT memberitahukan tentang kekafiran dan pembangkangan mereka dalam ucapan mereka: (Hai orang yang diturunkan Al-Qur’an kepadanya) yaitu orang yang mengakui hal itu (sesungguhnya kamu benar-benar orang yang gila) yaitu dalam seruanmu kepada kami agar mengikutimu dan meninggalkan apa yang kami dapati dari nenek moyang kami (Mengapa kamu tidak) mengapa kamu tidak (mendatangkan malaikat kepada kami) yaitu para malaikat yang bersaksi atas kebenaran dari apa yang kamu bawa jika kamu termasuk orang-orang yang benar. Sebagaimana yang dikatakan oleh Fir’aun: (Mengapa tidak dipakaikan kepadanya gelang dari emas atau malaikat datang bersama-sama dia untuk mengiringkannya? (53)) (Surah Az-Zukhruf) dan (Berkatalah orang-orang yang tidak menanti-nanti pertemuannya) dengan Kami, "Mengapakah tidak diturunkan kepada kita malaikat atau (mengapa) kita (tidak) melihat Tuhan kita?" Sesungguhnya mereka memandang besar tentang diri mereka dan mereka benar-benar telah melampaui batas (dalam melakukan) kezaliman (21) Pada hari mereka melihat malaikat di hari itu tidak ada kabar gembira bagi orang-orang yang berdosa dan mereka berkata, "Hijram Mahjura” (Surah Al-Furqan) Demikian juga Allah berfirman dalam ayat ini: (Kami tidak menurunkan malaikat melainkan dengan benar (untuk membawa azab) dan tiadalah mereka ketika itu diberi tangguh) Mujahid berkata tentang firman Allah SWT: (Kami tidak menurunkan malaikat melainkan dengan benar) dengan membawa risalah dan azab. Kemudian Allah SWT menetapkan bahwa Dia adalah Dzat yang menurunkan Al-qur'an, dan Dia adalah yang Dzat memeliharanya dari perubahan dan penggantian. Di antara ulama ada yang mengembalikan dhamir dalam firmanNya, (Lahu Lahafizun) kepada nabi Muhammad SAW, sebagaimana firmanNya: (Allah memelihara kamu dari (gangguan) manusia) (Surah Al-Maidah: 67) dan makna yang pertama lebih utama karena tampak jelas dengan konteks ayat.
Tafsir As-Sa'di
9. jika mereka jujur (dalam omongannya) cukuplah keberadaan al qur’an al azhim sebagai tanda bukti kebenarannya bagi mereka. Oleh karena itu, Allah berfirman di sini, ”sesungguhnya Kamilah yang menurunkan al qur’an” yakni al qur’an yang memuat peringatan bagi segala sesuatu yang berkaitan dengan permasalahan permasalahan dan petunjuk petunjuk yang jelas. Dalam al qur’an ini terdapat peringatan bagi orang yang menginginkan peringatan. ”dan sesungguhnya Kami benar benar melihatnya” yaitu pada waktu diturunkan dan pasca diturunkannya. Dalam masa diturunkannya, kami menjaganya dari pencurian dengar yang dilakukan setan yang terkutuk. pasca diturunkannya, Kami memeliharanya dengan meletakannya di kalbu rasulNya dan menempatkannya di hati hati umatnya. Dia memelihara lafazh lafazhnya dari pengubahan, penambahan atau pengurangan, dan memelihara makna maknanya dari perbahan. Sehingga tidak ada orang yang berkeinginan menyelewengkan maknanya, melainkan Allah pasti mengerahkan orang orang yang akan memaparkan kebenaran yang hakiki. Ini adalah termasuk tanda kebesaran Allah dan anugerah kenikmatan yang paling agung bagi para hambaNya yang beriman. Orang yang menjaganya, niscaya Allah akan memelihara keluarganya dari musuh musuh mereka, dan tidak akan menguasakan musuh yang membinasakan mereka.
Tafsir Al-Wajiz
9. Sesungguhnya Kami lah (Allah) yang menurunkan Al Quran, dan sesungguhnya Kami juga Yang akan benar-benar memeliharanya dari pemalsuan, perubahan, penggantian, penambahan maupun pengurangan. Ini adalah jawaban atas pengingkaran dan olok-olok mereka
Tafsir Al-Muyassar
Sesungguhnya Kami telah menurunkan al-qur’an pada nabi Muhammad dan Kamilah yang menjaga dan memeliharanya dari tambahan yang akan dibubuhkan padanya atau dikurangi, maupun akan hilangnya sesuatu darinya.
Tafsir Al-Madinah
9. Dengan keagungan dan kekuasaan Kami, Kami menurunkan al-Qur’an kepada Nabi, dan Kami akan menjaganya hingga hari kiamat dari segala pengubahan.
Tafsir Al-Mukhtashar
9. Hanya Kami semata yang menurunkan Al-Qur`ān ini ke dalam hati Muhammad sebagai peringatan bagi manusia. Sesungguhnya Kami menjaga Al-Qur`ān ini dari penambahan, pengurangan, penggantian dan penyimpangan.
Tafsir Zubdatut
9. (Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan Al Quran) Yakni kitab yang mereka ingkari dan menjadi sebab penuduhanmu sebagai orang gila. (dan sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya) Ini merupakan janji Allah untuk menjaga al-Qur’an dari pengubahan, penggantian, penambahan, pengurangan, dan segala yang tidak layak baginya.
Tafsir Li Yaddabbaru
1 ). Allah telah memfasilitasi ummat ini dengan mengeluarkan para dai untuk menyerukan kepada mereka syari'at ini juga sebagai pewaris para rasul, agar mereka terus bekerja keras mempertahankan agama islam, adapun al-quran al-karim Allah telah menetapkan untuknya penjaga, sehingga jika ditambahkan di dalamnya satu hurufpun akan diketahui. 2 ). Perhatikan bagaimana Allah menjaga kitab-Nya, dan menolong agama-Nya!beberapa waktu yang lalu seorang pendeta di Amerika serikat mengumumkan akan membakar a-qur'an dan menjadi berita yang cukup viral, ia melakukan itu bermaksud agar dunia mengingkari isi yang terkandung di dalamnya, namun tidak disangka pendeta itu membatalkan keinginannya, dari titik inilah jutaan orang akan bertanya : apa sih yang ada dalam mushaf ini? apa yang terkandung di dalamnya? dan kenapa anda membatalkan pembakarannya? sejenak kita mentadabburi : { } "Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan Al Quran, dan sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya" , di ayat lain Allah berfirman : { } "Mereka ingin memadamkan cahaya Allah dengan mulut (tipu daya) mereka, tetapi Allah (justru) menyempurnakan cahaya-Nya, walau orang-orang kafir membencinya" [ As-shaff : 8 ].
Tafsir Ash-Shaghir
{Sesungguhnya Kamilah yang menurunkan Al-Qur’an} Al-Qur’an {dan sungguh Kami pula yang memeliharanya
Tafsir Aisarut
Makna kata: ( ) Innaa nahnu nazzalnadz dzikr : “Sungguh Kami yang telah menurunkan Adz-Dzikr.” Al-Qur’an. Makna ayat: Firman-Nya pada ayat 9: ( ) “Sungguh Kami telah menurunkan Al-Qur’an” yaitu Al-Qur’an ( ) “dan Kamilah yang akan menjaganya.” Dari kepunahan, tambahan, dan pengurangan, karena ia adalah hujjah Kami atas para makhluk hingga hari kiamat, Kami menurunkan Adz-Dzikra (Al-Qur’an) sebagai petunjuk, rahmat, obat, dan cahaya, mereka menginginkan azab, sedangkan Allah menginginkan rahmat. Dan Al-Qur’an turun dengan perantara malaikat, dan para malaikat jika turun ia akan naik kembali menuju langit, sehingga tidak tersisa sebagai bukti kerasulan, kecuali Al-Qur’an, namun mereka tidak menginginkan untuk beriman, mereka bukanlah yang pertama kafir dan ingkar, telah lalu umat-umat, kaum, dan kelompok yang diutus kepada mereka Rasul dari kalangan mereka, lalu merekapun mendustakan mereka dan menentangnya. Pelajaran dari ayat: • Penjelasan penjagaan Allah terhadap Al-Qur’anul Karim dari penambahan, pengurangan, dan dari kepunahan.
Tafsir Hidayatul
Surat Al-Hijr ayat 9: Cukuplah sebenarnya bukti kerasulan Beliau dengan diturunkan Al Qur’anul Karim dan dijaga-Nya dari perubahan, penyelewengan, penambahan dan pengurangan. Baik ketika diturunkan maupun setelah diturunkan. Ketika diturunkan adalah dengan dijauhkan dari setan yang terkutuk dan setelah diturukan adalah dengan disimpan dalam hati Rasul-Nya dan hati sebagian umatnya, demikian juga dengan dijaga lafaznya dari perubahan, penambahan dan pengurangan serta dijaga maknanya dari penyelewengan. Oleh karena itu, tidak ada seorang pun yang hendak menyelewengkannya kecuali Allah mengadakan orang yang menerangkan kebenaran. Ayat ini memberikan jaminan terhadap kesucian dan kemurnian Al Quran selama-lamanya.