Surah Al-Infitar : Ayat 9
كَلَّا بَلْ تُكَذِّبُونَ بِٱلدِّينِ

"Bukan hanya durhaka saja, bahkan kamu mendustakan hari pembalasan."

Tafsir Ringkas Kemenag
Sekali-kali jangan begitu; janganlah kamu berbuat durhaka! bahkan kamu mendustakan hari pembalasan meski bukti-bukti yang menerangkan keniscayaannya telah kamu saksikan dengan nyata. 10. Dan mengapa kamu mendustakan hari pembalasan, padahal sesungguhnya bagi kamu ada para malaikat yang mengawasi semua perbuatanmu.
Tafsir Ibnu Katsir
Ayat 1-12 Allah SWT berfirman: (Apabila langit terbelah (1)) yaitu terbelah sebagaimana Allah SWT berfirman: (Langit (pun) menjadi pecah belah pada hari itu karena Allah) (Surah Al-Muzzammil: 18) (dan apabila bintang-bintang jatuh berserakan (2)) yaitu, jatuh berguguran (dan apabila lautan dijadikan meluap (3)) lbnu Abbas berkata bahwa Allah meluapkan sebagian darinya dengan sebagian lain. (dan apabila kuburan-kuburan dibongkar (4)) Ibnu Abbas berkata yaitu dibongkar (maka tiap-tiap jiwa akan mengetahui apa yang telah dikerjakan dan yang dilalaikannya (5)) yaitu apabila mengetahui ini dan mendapatkan itu Firman Allah SWT: (Hai manusia, apakah yang telah memperdayakan kamu (berbuat durhaka) terhadap Tuhanmu Yang Maha Pemurah (6)) Ini merupakan ancaman, tidak sebagaimana yang dikatakan sebagian orang yang berkata bahwa kalimat ini adalah kata tanya yang mengantarkan kepada jawaban, dimana Allah menanyakan demikian sehingga ada seseorang dari juru bicara mereka menjawab,'"dia terperdaya oleh kemurahanNya" Tidaklah demikian. melainkan makna yang dimaksud adalah "Apakah yang memperdayakanmu terhadap Tuhanmu yang Maha Mulia yaitu Maha Agung sehingga kamu berani berbuat durhaka kepadaNya, dan kamu membalas karuniaNya dengan perbuatan yang tidak layak terhadapNya" Sebagaimana yang disebutkan dalam hadits,”Allah SWT berfirman pada hari kiamat,"Wahai anak cucu Adam, apakah yang telah memperdayakanmu terhadapKu? Wahai anak Adam, bagaimanakah jawabanmu terhadap para rasul?” Firman Allah SWT: (Yang telah menciptakan kamu, lalu menyempurnakan kejadianmu dan menjadikan (susunan tubuh)mu seimbang (7)) yaitu apakah yang memperdayakan kamu terhadap Tuhanmu yang Maha Mulia (Yang telah menciptakan kamu, lalu menyempurnakan kejadianmu dan menjadikan (susunan tubuh)mu seimbang (7)) yaitu menjadikanmu sempurna, tegak mempunyai tinggi yang seimbang dengan bentuk yang paling baik dan paling rapi. Firman Allah SWT: (dalam bentuk apa saja yang Dia kehendaki, Dia menyusun tubuhmu (8)) Mujahid berkata bahwa makna yang dimaksud adalah seperti dengan ayah, ibu, atau paman dari jalur ibu atau paman dari jalur ayah. Firman Allah SWT: (Bukan hanya durhaka saja, bahkan kamu mendustakan hari pembalasan (9)) yaitu sesungguhnya yang mendorong kalian berani menantang Tuhan Yang Maha Pemurah dan membalasNya dengan perbuatan-perbuatan durhaka itu karena hati kalian mendustakan hari kebangkitan, hari pembalasan, dan hari penghisaban. Firman Allah SWT: (Padahal sesungguhnya bagi kalian ada (malaikat-malaikat) yang mengawasi (pekerjaan kalian) (10) yang mulia (di sisi Allah) dan mencatat (pekerjaan-pekerjaan itu) (11) mereka mengetahui apa yang kalian kerjakan (12)) yaitu, sesungguhnya pada kalian ada para malaikat yang mulia-mulia yang mencatat amal perbuatan. Maka janganlah kalian menghadapi mereka dengan amal keburukan, karena sesungguhnya mereka mencatat semua amal perbuatan kalian.
Tafsir As-Sa'di
Ayat 9-12 Allah berfirman, “Bukan hanya durhaka saja, bahkan kamu mendustakan Hari Pembalasan,” maksudnya, meski dengan nasihat dan peringatan ini, kalian tetap saja mendustakan Hari Pembalasan dan kalian pasti akan dihisab atas apa pun yang kalian lakukan. Allah menugaskan para malaikat mulia untukmu, mereka mencatat perkataan dan perbuatanmu dan mereka mengetahuinya. Termasuk dalam hal ini adalah aktivitas hati dan anggota badan. Selayaknya kalian memuliakan dan menghormati mereka.
Tafsir Al-Wajiz
9. Jangan seperti itu! Ungkapan untuk mencegah pendustaan terhadap kemuliaan Allah. Namun! Ungkapan untuk penanda perubahan topik ke topik lain. Kalian semua telah mendustakan hari perhitungan, dan pembalasan akhirat terhadap segala perbuatan
Tafsir Al-Muyassar
9-12. Perkaranya bukan sebagaimana yang kalian ucapkan,bahwa kalian berhak menyembah selain Allah,sebaliknya kalian mendustakan hisab dan pembalasan. Sesungguhnya terhadap kalian ada para malaikat pengawas, Malaikat yang mulia disisi Allah yang mencatat apa yang mereka ditugaskan untuk mencatatnya, tidak ada sedikitpun dari amal amal kalian yang terlewat kan bagi mereka,mereka mengetahui apa yang kalian lakukan,yang baik maupun yang buruk.
Tafsir Al-Madinah
9-12. Hai orang-orang yang tertipu, hati-hatilah kalian dari setan; sungguh kalian tidak berada dalam kebenaran, namun kalian adalah orang-orang yang mendustakan hari perhitungan. Dan kalian memiliki para malaikat yang mengawasi dan mencatat perbuatan kalian, mereka adalah makhluk yang mulia dan amanah dalam mencatat amal perbuatan kalian, mereka mengetahui segala perbuatan kalian yang kalian lakukan secara rahasia atau terang-terangan.
Tafsir Al-Mukhtashar
9. Urusannya bukan sebagaimana yang kalian bayangkan -wahai orang yang terpedaya-, akan tetapi kalian mendustakan adanya Hari Pembalasan sehingga kalian tidak mempersiapkan diri untuk menghadapinya.
Tafsir Zubdatut
9. (Bukan hanya durhaka saja) Ini merupakan peringatan agar tidak terperdaya oleh kemurahan Allah sehingga menjadikannya sebab kekafiran. (bahkan kamu mendustakan hari pembalasan) Yakni hari pembalasan.
Tafsir Ash-Shaghir
Jangan sekali-kali begitu. Bahkan, kamu mendustakan hari pembalasan
Tafsir Hidayatul
Yakni meskipun kamu sudah dinasihati dan diingatkan berkali-kali, namun kamu masih saja mendustakan hari pembalasan. Padahal amal kamu pasti akan dihisab, dan Allah Subhaanahu wa Ta'aala telah mengangkat para malaikat yang mulia yang mencatat ucapan dan amalmu; mereka mengetahui apa yang kamu kerjakan.
Tafsir An-Nafahat
Surat Al-Infitar ayat 9: Kemudian Allah peringatkan mereka (orang-orang musyrik), Ia berkata : Silahkan kalian ingkari wahai para pendusta ! Atas apa yang terkait dengan hari kebangkitan dengan cara (kalian) membantah Nabi ﷺ (utusan Ku) dan dengan cara memeranginya. Ia (para Nabi) tidak akan pernah berkhianat (dan) Allah akan bersabar dengan sikap kalian. Karena sesungguhnya kalian telah mendustakan hari perhitungan, hari pembalasan dan hari kebangkitan.