Surah Yunus : Ayat 96
إِنَّ ٱلَّذِينَ حَقَّتْ عَلَيْهِمْ كَلِمَتُ رَبِّكَ لَا يُؤْمِنُونَ

"Sesungguhnya orang-orang yang telah pasti terhadap mereka kalimat Tuhanmu, tidaklah akan beriman,"

Tafsir Ringkas Kemenag
Sungguh, orang-orang yang telah dipastikan mendapat ketetapan tuhanmu, yakni mereka memilih tidak akan menerima kebenaran, maka pasti mereka tidaklah akan beriman, meskipun mereka mendapat, yakni menyaksikan dan telah datang kepada mereka segala bukti tanda-tanda kebesaran Allah, hingga mereka menyaksikan, yakni merasakan azab yang pedih. Ketika azab itu datang, iman seseorang sudah tidak berguna lagi
Tafsir Ibnu Katsir
Ayat 94-97 Ini adalah penegasan kepada umat beliau dan pengetahuan kepada mereka bahwa sifat Nabi mereka SAW ada dalam kitab-kitab terdahulu yang ada pada Ahli Kitab, sebagaimana Allah SWT berfirman: ((Yaitu) orang-orang yang mengikuti Rasul. Nabi yang ummi yang (namanya) mereka dapati tertulis di dalam Taurat dan Injil yang ada di sisi mereka) (Surah Al-A'raf: 157) Kemudian dengan pengetahuan yang mereka ketahui dari kitab-kitab mereka, sebagaimana mereka mengenali anak-anak mereka, mereka memalsukan mengubah dan mengganti hal itu. Dan mereka tidak beriman kepada beliau., meskipun hujjah telah ditegakkan bagi mereka. Oleh karena itu Allah SWT berfirman: (Sesungguhnya orang-orang yang telah pasti terhadap mereka kalimat Tuhanmu, tidaklah akan beriman (96) meskipun datang kepada mereka segala macam keterangan, hingga mereka menyaksikan azab yang pedih (97)) yaitu mereka tidak beriman dengan keimanan yang bermanfaat bagi diri mereka, melainkan ketika keimanan itu tidak memberi manfaat kepada seseorang. Oleh karena itu nabi Musa berdoa untuk kebinasaan Fir'aun dan para pemuka kaumnya. dia berkata: (Ya Tuhan kami. binasakanlah harta benda mereka, dan kunci matilah hati mereka, maka mereka tidak beriman hingga mereka melihat siksaan yang pedih) (Surah Yunus: 88) Kemudian Allah berfirman:
Tafsir As-Sa'di
96-97. Allah berfirman, “Sesungguhnya orang-orang yang kalimat (ketetapan azab) Rabbmu telah pasti terhadap mereka.” Yakni mereka termasuk orang-orang yang menyimpang, sesat dan penghuni Neraka. Mereka pasti menuju kepada apa yang ditetapkan dan ditakdirkan oleh Allah. Mereka tidak akan beriman walaupun setiap ayat datang kepadanya. Ayat-ayat Allah hanya menambah kesesatan di atas kesesatan mereka. Allah tidak menzhalimi mereka, akan tetapi merekalah yang menzhalimi diri mereka sendiri dengan menolak kebenaran manakala ia hadir kepada mereka pertama kali, maka Allah menghukum mereka dengan menutup rapat hati, pendengaran dan penglihatan mereka. Mereka tidak beriman sehingga mereka melihat siksa yang pedih yang dijanjikan kepada mereka. Pada saat itu, mereka mengetahui haqqul yaqin bahwa apa yang mereka pegang itulah kesesatan sebenarnya dan apa yang dibawa oleh para rasul itulah kebenaran, akan tetapi pada waktu itu iman mereka tidak lagi berguna untuk mereka. Pada hari itu dalih orang-orang zhalim tidak bermanfaat bagi mereka, dan mereka tidak diberi maaf. Adapun ayat-ayat Allah maka ia berguna bagi orang yang berhati atau dia menyimak sedangkan dia menyaksikan.
Tafsir Al-Wajiz
96 Sesungguhnya orang-orang yang telah pasti terhadap mereka kalimat Tuhanmu terkait kebenaran azab, atau ketentuan hukuman atas mereka tidaklah akan beriman kepada Allah sebagai Tuhan yang Esa akibat keteguhan mereka atas kekufuran,
Tafsir Al-Muyassar
Sesungguhnya orang-orang yang pada dirinya mereka telah berlaku pasti ketetapan Tuhanmu (wahai Rasul), untuk menjauhkan mereka dari rahmatNya dan menimpa siksanNya bagi mereka, mereka tidak akan mengimani hujjah-hujjah Allah dan tidak mengakui keesaaNya, serta tidak mengerjakan syariatNya,
Tafsir Al-Madinah
96-97. Sungguh orang-orang yang tetap dalam kekafiran berhak mendapatkan laknat Allah; mereka dijauhkan dari rahmat Allah sehingga tidak beriman kepada Allah dan Rasul-Nya meski telah datang kepada mereka segala pelajaran dan ibrah, hingga mereka menyaksikan azab yang pedih.
Tafsir Al-Mukhtashar
96. Sesungguhnya orang-orang yang telah diputuskan oleh Allah bahwa mereka akan mati di atas kekafiran karena kekerasan hati mereka untuk mempertahankannya, mereka tidak akan beriman selama-lamanya.
Tafsir Zubdatut
96. (Sesungguhnya orang-orang yang telah pasti terhadap mereka kalimat Tuhanmu, tidaklah akan beriman) Yakni telah ditetapkan kepada mereka bahwa mereka akan terus-menerus dalam kekafiran sampai mati dalam keadaan kafir, mereka tidak akan beriman dalam keadaan apapun.
Tafsir Ash-Shaghir
Sesungguhnya orang-orang yang telah pasti} pasti dan tetap {ketentuan Tuhanmu kepada mereka itu} ketentuan Tuhanmu bahwa sesungguhnya mereka tetap dan mati dalam kekufuran {tidak akan beriman
Tafsir Hidayatul
Surat Yunus ayat 96: Maksud ayat ini adalah, bahwa orang-orang yang telah ditetapkan Allah dalam Lauh Mahfuzh bahwa mereka akan mati dalam kekafiran; selamanya tidak akan beriman. Allah tidaklah menzalimi mereka, akan tetapi merekalah yang menzalimi dirinya sendiri dengan menolak kebenaran ketika datang, maka Allah menghukum mereka dengan mengecap hati mereka, pendengaran mereka dan penglihatan mereka ehingga mereka pun tidak beriman sampai mereka menyaksikan azab yang pedih. Ketika itulah mereka mengetahui kebenaran ecara yakin dan bahwa apa yang dibawa rasul adalah benar, namun mereka berada dalam waktu yang iman mereka tidak bermanfaat apa-apa. Allah Subhaanahu wa Ta'aala berfirman: “Maka pada hari itu tidak bermanfaat (lagi) bagi orang-orang yang zalim permintaan uzur mereka, dan tidak pula mereka diberi kesempatan bertaubat lagi.” (Terj. Ar Ruum: 57) adapaun ayat-ayat Allah, hanyalah bermanfaat bagi mereka yang memiliki hati atau menyiapkan pendengarannya lagi hadir menyaksikan (tidak berpaling)..